Logo Bloomberg Technoz

Sekutu Venezuela dari Brasil hingga China Kecam Serangan AS

News
04 January 2026 12:30

Pendemo menuntut gaji yang lebih tinggi di kantor pusat Kementerian Umum Venezuela, Caracas, Venezuela, Senin (16/1/2023). (Gaby Oraa/Bloomberg)
Pendemo menuntut gaji yang lebih tinggi di kantor pusat Kementerian Umum Venezuela, Caracas, Venezuela, Senin (16/1/2023). (Gaby Oraa/Bloomberg)

Carolina Gonzalez - Bloomberg News

Bloomberg Technoz - Para sekutu Venezuela di seluruh dunia serentak mengecam serangan militer Amerika Serikat (AS) yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro di Caracas, Sabtu (3/1).

Sejumlah negara seperti Rusia, China, Brasil, Kolombia, Meksiko, dan Kuba secara tegas menolak aksi militer AS. Rusia menyatakan "keprihatinan mendalam dan kecaman" melalui pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri mereka. Sementara itu, Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menyebut AS telah melewati batas yang tidak dapat diterima.


“Tindakan ini membangkitkan ingatan akan episode terburuk intervensi politik di Amerika Latin dan Karibia, serta mengancam status kawasan ini sebagai zona perdamaian,” tulis Presiden Lula melalui akun X miliknya.

Presiden Kolombia Gustavo Petro menyatakan tengah mengupayakan pertemuan Dewan Keamanan PBB—sebuah seruan yang didukung oleh Brasil, Rusia, dan Meksiko. Ia menolak keras apa yang disebutnya sebagai "agresi terhadap kedaulatan Venezuela dan Amerika Latin."

Titik serangan AS ke Venezuela. (Sumber: Bloomberg)