Logo Bloomberg Technoz

Petani: Kebijakan KDM Larang Tanam Sawit di Jabar Diskriminatif

Sultan Ibnu Affan
04 January 2026 08:30

Petani menanam padi di persawahan kawasan Tarumajaya, Kab. Bekasi. Jawa Barat, Rabu (14/8/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Petani menanam padi di persawahan kawasan Tarumajaya, Kab. Bekasi. Jawa Barat, Rabu (14/8/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) menilai kebijakan larangan Gubernur Dedi Mulyadi atau KDM untuk menanam kelapa sawit di wilayah Jawa Barat (Jabar) merupakan diskriminatif.

Ketua Umum DPP Apkasindo Gulat Manurung mengatakan, kebijakan tersebut hanya bersifat reaksioner terhadap tanaman sawit, yang juga tidak disertai data dan bukti ilmiah.

"Kami menilai kebijakan Gubernur Dedi Mulyadi sangat diskriminatif dan reaksioner terhadap tanaman sawit. Keluarnya surat edaran tersebut tidak disertai data dan bukti ilmiah bahwa kelapa sawit membuat krisis air bersih dan bencana ekologi di Jawa Barat," ujarnya saat dihubungi, Minggu (4/1/2026).


Gulat mengatakan, tanaman sawit merupakan bagian dari karunia Tuhan yang diberikan untuk Indonesia, yang tidak bisa ditanam di negara besar seperti Amerika Serikat (AS) maupun Uni Eropa.

Dengan hal tersebut, dia menilai Indonesia sudah semestinya bersyukur untuk mengoptimalkan pengelolaan 'buah emas' tersebut di dalam negeri, bukan dengan larangan.