Menurut pernyataannya, layanan darurat tidak dapat menyelamatkan lebih banyak korban akibat intensitas kobaran api, yang baru dapat dikendalikan pada dini hari. Dokter terus merawat korban luka.
Menyitir laporan Interfax, Komite Investigasi Rusia dalam pernyataan terpisah mengatakan bahwa mereka telah membuka kasus pidana dengan tuduhan terorisme.
Rusia dan Ukraina saling menyerang dengan drone hampir setiap hari. Rusia juga menyerang infrastruktur energi dan sipil Ukraina dengan drone dan rudal, menyebabkan pemadaman listrik dan gangguan pemanas di tengah suhu yang sangat dingin.
Tragedi di Kherson terjadi di tengah upaya intensif Presiden AS Donald Trump untuk mengakhiri perang di Ukraina. Serangkaian pembicaraan diadakan secara terpisah dengan kedua belah pihak menjelang Tahun Baru.
Proses tersebut semakin rumit pekan ini, setelah Rusia menuduh Ukraina menyerang kediaman Presiden Rusia Vladimir Putin di wilayah Novgorod. Tuduhan ini hingga kini belum dapat dibuktikan oleh Moskwa dengan bukti yang kuat.
Ukraina membantah melancarkan serangan terhadap kediaman Putin, menuduh Rusia berusaha menggagalkan proses negosiasi perdamaian.
Seperti dilaporkan The New York Times, mengutip pejabat AS, CIA menetapkan bahwa Ukraina tidak menyerang Putin atau salah satu kediamannya dalam serangan pekan ini.
(bbn)

































