Logo Bloomberg Technoz

Menteri Raja Juli Sebut Sejumlah Modus Pembalakan Liar di Sumatra

Dovana Hasiana
05 December 2025 16:10

Ilustrasi penebangan liar di hutan (Envato)
Ilustrasi penebangan liar di hutan (Envato)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Kehutanan Raja Jui Antoni sudah mengidentifikasi sejumlah modus pembalakan liar (illegal logging) yang terjadi di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Kendati demikian, instansinya masih harus melakukan penyelidikan lebih lanjut apakah tindakan pelanggaran liar itu berkaitan dengan bencana di tiga provinsi yang menewaskan hingga lebih dari 800 jiwa tersebut. 

Dia mengklaim, instansinya akan menyelidiki apakah kayu-kayu gelondongan yang terbawa banjir bandang berasal dari pembalakan liar atau pembukaan lahan sawit dan tambang. Tak hanya itu, Kemenhut juga bakal menyelidiki apakah kayu gelondongan itu berasal dari pembalakan liar dengan modus pencucian kayu melalui Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) di berbagai wilayah Sumatra.

"Apakah itu berasal dari pembukaan lahan sawit atau lahan untuk tambang yang kemudian kayunya ditumpuk dan ketika ada banjir longsor kemudian terdorong ke sungai? nanti kita akan dalami bersama-sama dan nanti akan dilaporkan secara rutin kepada publik," ujar Raja Juli dalam konferensi pers, dikutip Jumat (5/12/2025). 


Terlebih, Kementerian Kehutanan juga akan menggunakan perangkat identifikasi kayu yang bernama AIKO. Menurutnya, tekonologi itu bisa mengetahui anatomi kayu dan alat yang digunakan untuk menebang pohon, entah menggunakan buldoser dan lain sebagainya. 

"Itu juga menjadi indikasi nanti kalau bulldozer kira-kira di mana kejadiannya, kalau ditebang secara rapi berarti di mana, jadi ada indikasi-indikasi awal yang belum konklusif nanti kami sampaikan kepada publik," ujar dia.