Logo Bloomberg Technoz

Ia menambahkan bahwa pendapatan perseroan tahun depan diproyeksikan berada pada level yang sama dengan tahun ini, kecuali terjadi perubahan signifikan pada kebijakan impor negara besar seperti China.

“Dari sisi pendapatan, revenue akan kurang lebih sama di tahun 2026–2025, kecuali jika memang China meningkatkan kembali impor batubaranya,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, manajemen juga menyinggung perkembangan kondisi pasar global yang masih dibayangi tekanan harga. Harga batu bara Newcastle per Oktober 2025 berada pada posisi 103,95 dolar AS, sementara harga batu bara acuan November 2025 tercatat 103,75 dolar AS. Tekanan tersebut dipengaruhi surplus pasokan di China dan India serta pelemahan permintaan global.

Selain itu, proyeksi permintaan global untuk 2025–2026 dinilai cenderung stagnan. Penurunan permintaan dari China dan India berpotensi tertutupi oleh peningkatan konsumsi negara lain, sehingga tidak terjadi perubahan besar pada total permintaan dunia.

Dengan kondisi tersebut, Bumi Resources menetapkan produksi 2026 berada di kisaran yang sama dengan target 2025, yakni sekitar 77–78 juta ton dari operasi KPC dan Arutmin.

(dhf)

No more pages