Potensi produksi padi November hingga Januari tahun depan dipekirakan 8,87 juta ton GKG. Naik 21,31% yoy.
"Dengan demikian, potensi produksi padi sepanjang Januari-Desember diperkirakan akan capai 60,37 juta ton GKG. Naik 13,61% yoy," imbuh Pudji.
Peningkatan potensi produksi GKG terutama disumbangkan oleh peningkatan pada sub-round 1 yang naik 26,57% yoy.
Dengan gambaran produksi padi dan GKG tersebut, maka produksi setara beras untuk konsumsi pangan pada Oktober diperkirakan sebesar 2,72 juta ton. Kemudian potensi produksi beras pada November hingga Januari 2026 diperkirakan 5,11 juta ton atau naik 21,25% yoy.
"Potensi produksi beras sepanjang Januari-Desember diperkirakan mencapai 34,79 juta ton atau naik 13,06% yoy. Ini utamanya disumbangkan oleh peningkatan sub-round 1 sebesar 26,54% yoy," tutur Pudji.
(aji)






























