Logo Bloomberg Technoz

IHSG Berpeluang Rebound, Pasar Cermati Sejumlah Data Domestik

Recha Tiara Dermawan
01 December 2025 08:25

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan hari ini, Senin (1/12/2025), setelah pada penutupan sebelumnya turun 0,43% ke level 8.508.

Berdasarkan riset BRI Danareksa Sekuritas, tekanan pada perdagangan sebelumnya dipicu koreksi saham perbankan dan aksi ambil untung, disertai net foreign sell sebesar Rp765 miliar.

Dari eksternal, bursa Amerika Serikat memberikan sentimen positif. Indeks Dow Jones Industrial Average tercatat menguat 0,61% menjadi 47.716,42, S&P 500 naik 0,54% ke level 6.849,09, sementara Nasdaq ditutup menguat 0,65% ke posisi 23.365,69.


Secara teknikal, BRI Danareksa Sekuritas memproyeksikan IHSG akan menguji support minor pada level 8.490 dan memiliki peluang rebound jangka pendek menuju 8.552. Analis menilai pergerakan hari ini akan dipengaruhi sejumlah rilis data domestik, seperti PMI Manufaktur, inflasi, dan neraca perdagangan, yang menjadi katalis berikutnya bagi pasar.

Bersamaan dengan itu, BNI Sekuritas juga memproyeksikan IHSG rebound pada perdagangan hari ini setelah pada sesi sebelumnya terkoreksi 0,43% disertai penjualan bersih investor asing sekitar Rp913 miliar. Berdasarkan riset BNI Sekuritas, beberapa saham yang paling banyak dilepas investor asing meliputi BBRI, BBCA, FILM, BRMS, dan KLBF.