"Kemudian terkait dengan batu bara, dan juga kerja sama bahan baku terkait dengan tekstil, dan juga proyek kerja sama industri teh dan melati, dan juga direct sourcing terkait dengan produk agrikultir termasuk kelapa dan durian," kata Airlangga.
Nantinya, sambung Airlangga, keseluruhan investasi akan berada di Kawasan Industri Batang yang telah diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto bersama dengan Perdana Menteri China Li Qiang.
"Jadi dengan demikian, ini salah satu langkah untuk mengakselerasi investasi di Kawasan Industri Batang," tegas dia.
(ain)
No more pages





























