Saham–saham konsumen non primer juga berhasil mengalami penguatan 0,69%.
Kenaikan IHSG yang begitu percaya diri merupakan efek secara langsung dari melesatnya sejumlah saham Big Caps.
Berikut selengkapnya berdasarkan data Bloomberg, Rabu (26/11/2025).
- Dian Swastatika Sentosa (DSSA) menyumbang 13,99 poin
- Capital Financial Indonesia (CASA) menyumbang 12,4 poin
- Telkom Indonesia (TLKM) menyumbang 7,66 poin
- Astra International (ASII) menyumbang 6,39 poin
- Bumi Resources (BUMI) menyumbang 6,02 poin
- Amman Mineral Internasional (AMMN) menyumbang 4,77 poin
- Barito Pacific (BRPT) menyumbang 4,77 poin
- Semen Indonesia (SMGR) menyumbang 3,14 poin
- Chandra Daya Investasi (CDIA) menyumbang 2,62 poin
- Rukun Raharja (RAJA) menyumbang 2,52 poin
Adapun saham–saham energi lainnya juga jadi pendorong laju melesatnya IHSG, saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) melesat dengan kenaikan 11,7%, dan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) juga melesat di zona hijau dengan menguat 1,71%.
Adapun saham–saham keuangan juga jadi pemicu penguatan IHSG, saham PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) melesat 34,7%, saham PT Bhakti Multi Artha Tbk (BHAT) menguat 24,9%, dan saham PT Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS) juga menguat dengan terapresiasi 18%.
Disusul oleh penguatan saham barang baku lain, saham PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) yang menguat 13,6%, saham PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) melesat 10,4%, dan saham PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) yang mencetak penguatan 9,47%.
Adapun Bursa Asia hari ini juga berhasil menguat. Indeks KOSPI Korea melejit 2,67%, TOPIX Jepang melesat 1,96%, NIKKEI 225 meninggi 1,85%, FTSE KLCI Malaysia hijau 0,79%, CSI 300 China melesat 0,61%, Strait Times Singapore menguat 0,36%, Shenzhen Comp China menguat 0,34%, dan Hang Seng Hong Kong terapresiasi 0,13%.
Panin Sekuritas memaparkan, IHSG ditutup menguat sejalan dengan Bursa AS yang menguat seiring dengan investor yang mencermati pertemuan The Fed di Desember 2025 ini, di mana probabilita pemangkasan suku bunga tercatat kembali meningkat ke ~85% (dari sebelumnya: ~40%)
Di sisi lain, investor juga mencermati Presiden AS Donald Trump, yang berencana untuk mengumumkan calon Chairman yang baru untuk The Fed.
“Laju indeks hari ini ditopang oleh semakin meningkatnya probabilita pemangkasan suku bunga The Fed pada pertemuan Des-25, tren Rupiah yang relatif menurun, serta turunnya tensi geopolitik akibat potensi kesepakatan damai antara Rusia – Ukraina,” mengutip riset terbaru Panin hari ini.
Phintraco Sekuritas menyebut, Meningkatnya ekspektasi akan pemangkasan suku bunga The Fed di Desember menjadi salah satu katalis positif bagi pergerakan IHSG.
“Secara teknikal, IHSG bertahan diatas MA–5 dan MA–20 serta ditutup di atas level psikologis 8.600. Indikator MACD juga masih membentuk pelebaran positive slope. Sehingga, IHSG masih berpotensi melajutkan penguatan menguji resistance 8,650 pada perdagangan Kamis,” jelas Phintraco, Rabu.
(fad)





























