Logo Bloomberg Technoz

Dalam kesempatan itu, Ketua Satuan Tugas Lifting Migas Nanang Abdul Manaf mengatakan sejak Oktober 2025 Kementerian ESDM sebenarnya sudah membuka data 75 WK potensial yang akan dilelang.

Sebelumnya, penawaran wilayah kerja (WK) migas dibatasi sekitar 10 WK per tahunnya namun sejak tahun ini mulai ditingkatkan menjadi 20 blok per tahun. Saat ini, setidaknya sudah terdapat 12 WK migas yang dilelang dalam tahap pertama dan kedua.

“Satu WK ditandatangani hari ini, delapan WK sisanya akan ditawarkan dalam lelang tahap ketiga, sesuai dengan persetujuan Menteri ESDM,” kata Nanang.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM, pada lelang WK migas putaran pertama 2025, ESDM melelang tiga WK yakni WK Gagah, WK Perkasa, dan WK Lavender. 

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memenangkan lelang WK Lavender sebab perusahaan migas pelat merah itu sudah melakukan joint study di WK tersebut.

Selain itu, TIS Petroleum (Asia) Pte Ltd ditetapkan menjadi pengelola WK migas Perkasa dan baru saja meneken kontrak bagi hasil atau production sharing contract (PSC).

Sementara sembilan blok migas yang dilelang tahap dua terdiri atas; Blok Jalu, Blok Southwest Andaman, Blok Karunia, Blok Delapan Muaro, Blok Barong, Blok Drawa, Blok Bintuni, Blok Gagah, dan Blok Abar Anggursi.

Pemerintah sedikit-dikitnya berpotensi menerima US$2,4 juta atau sekitar Rp39,8 miliar (kurs hari ini) dari sembilan wilayah kerja (WK) migas yang dilelang pada tahap dua tersebut.

Besaran tersebut didapatkan dari total bonus tanda tangan atau signature bonus yang ditetapkan untuk masing-masing blok, dengan besaran minimal di kisaran US$200.000 hingga US$300.000 (sekitar Rp3,31—Rp4,96 miliar).

Berikut 75  WK migas yang sudah dilelang dan akan dilelang oleh Kementerian ESDM hingga 2027:

Sudah Lelang: 

1. Central Andaman

2. Amanah

3. Airkomering

4. Serpang

5. Kojo

6. Melati

7. Binaya

8. Gaea

9. Gaea II

Penawaran Langsung dan Tender Reguler 2025:

10. Perkasa (sudah lelang)

11. Lavender (sudah lelang)

12. Jalu

13. Southwest Andaman

14. Karunia

15. Delapan Muaro

16. Barong

17. Drawa

18. Bintuni

19. Gagah

20. Abar Anggursi

21. Mabelo

22. Bangko

23. Nawasena

24. West Glagah Kambuna

25. Rangkas (reprocessing atau pemrosesan ulang data seismik)

26. Lariang (full tensor gradiometry survey/FTG)

27. Tanimbar

28. Arwana III

29. Meuseuraya

Penawaran Langsung 2026—2027:

30. West Andaman 1

31. West Andaman 2

32. West Rapak

33. Seram-Aru

34. Areca

35. Bruni

36. Cerea

37. Namori

38. Sapukala

39. Bengkulu-Mentawai

40. Masakka

41.Nawasena

42. South Tanimbar

43. Jago

44. Juniper

45. Amerta

46. Savna

47. Palu

47. Leti Selatan

49 Ambhawan (repro)

50. Belibis

51. Arwana I

52. Arwana II

53. Talawang

54. Natuna D-Alpha

Lelang Reguler 2026—2027:

55. Pesut Mahakam (study)

56. Rupat (study)

57. South Matindok (study)

58. Puri (study)

59. Lao-Lao (study)

60. Karapan Baru (study)

61. Benggara II (study)

62. Rombebai (study)

63. Northern Papua (study, seismik/repro)

64. Maratua II (study)

65. West Mutiara (study/repro)

66. Gorontalo Tomini Bay (study/seismik)

67. Timor (study/FTG)

68. Mamberamo (study)

69. Cendrawasih VII (study/seismik)

70. Sanggau-Melawi (study)

71. Patin (study)

72. Karama (study)

73. Enrekang (study/FTG)

74. East Java (study/repro)

75. Southeast Mandar (FTG)

(azr/naw)

No more pages