"[Di Papua] ada organik, ada penugasan. Sekarang di perbatasan juga kita sedang bangun pos-pos yang layak untuk prajurit yang bertugas mengamankan perbatasan karena rawan terhadap human trafficking, dan narkoba keluar masuk," kata Agus.
"Kita tempatkan batalion di situ. Satu batalion itu kalau penugasan 450 [personil]. Di perbatasan ada tujuh batalion."
(dov/frg)
No more pages





























