Sementara itu, daerah Lhokseumawe melaporkan intensitas III–IV MMI, sedangkan Aceh Timur, Bireuen, dan Pidie merasakan getaran pada skala III MMI.
Meski getaran terasa jelas di beberapa wilayah, hingga saat ini BMKG menyatakan belum menerima laporan adanya kerusakan bangunan maupun fasilitas publik. Situasi tetap terkendali, dan pemantauan terus dilakukan oleh tim teknis di lapangan.
BMKG juga melaporkan bahwa aktivitas sesar tersebut masih memicu rangkaian gempabumi susulan. Hingga pukul 00.59 WIB, tercatat lima kali aftershock dengan magnitudo lebih kecil.
Masyarakat diminta tetap waspada namun tidak panik, mengingat rangkaian aftershock merupakan fenomena alam yang umum setelah terjadi gempa utama.
Dalam keterangannya, BMKG mengimbau warga agar tidak mudah mempercayai informasi yang tidak bersumber dari lembaga resmi. Informasi terkait aktivitas gempabumi hanya disebarkan melalui kanal resmi BMKG, baik media sosial terverifikasi, situs web, maupun aplikasi mobile.
"BMKG menegaskan akan terus memantau perkembangan aktivitas sesar penyebab gempa ini untuk memastikan keselamatan masyarakat di wilayah terdampak. Seluruh informasi terbaru akan diperbarui secara berkala sesuai hasil monitoring instrumen kegempaan,"pungkasnya.
(dec/spt)































