Logo Bloomberg Technoz

Investor global juga masih menantikan rilis sejumlah data ekonomi AS yang tertunda karena shutdown sebelumnya, termasuk PPI, retail sales, dan durable goods orders untuk September.

Dari domestik, pemerintah melaporkan defisit APBN 2025 mencapai Rp479,7 triliun atau setara 2,02% PDB hingga Oktober 2025. Meski defisit melebar dari bulan sebelumnya, level tersebut masih lebih rendah dari ambang 2,78% PDB.

Sementara itu, MNC Sekuritas menilai pergerakan IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [iii], sehingga indeks masih memiliki ruang penguatan menuju area 8.540–8.577 dalam waktu dekat.

Meski demikian, analis MNC Sekuritas mengingatkan potensi koreksi lanjutan apabila skenario pada label merah terjadi. Dalam kondisi tersebut, IHSG diperkirakan akan menguji kembali rentang 8.311–8.350, yang bertepatan dengan area support trendline.

Untuk pekan ini, Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham yang direkomendasikan antara lain MDKA, SMGR, HMSP, PGEO, EMTK, dan CBDK. Sementara MNC Sekuritas mengunggulkan ASII, TOBA, COCO dan BBTN. 

(dhf)

No more pages