Logo Bloomberg Technoz

Ni Made menambahkan bahwa destinasi favorit wisatawan China adalah kawasan laut dan alam, termasuk Manado, Bali, dan Gunung Bromo di Jawa Timur. “Mereka senang ke BTS (Bromo Tengger Semeru). Untuk Tahun Baru dan Imlek, mereka senang di resort dan hotel, liburan keluarga, kumpul-kumpul, makan, yang nyaman-nyaman,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa segmen wisatawan Tiongkok memiliki pengeluaran cukup tinggi selama liburan. “Spending-nya cukup tinggi dari China ini. Dari Januari sampai September, tercatat Rp1.018.000 per wisatawan,” kata Ni Made.

Selain itu, Ni Made menjelaskan bahwa promosi dan paket wisata disesuaikan dengan segmen dan waktu kunjungan agar pengalaman wisatawan lebih optimal. “Ada segmennya, tergantung waktunya. Sangat baik,” ujarnya.

Kemenpar juga menyiapkan layanan dan fasilitas di destinasi untuk memastikan kenyamanan wisatawan. Ni Made menegaskan koordinasi antara hotel, resort, dan destinasi menjadi kunci keberhasilan akhir tahun.

Ia berharap dengan persiapan matang ini, Indonesia dapat menarik lebih banyak wisatawan China dan memperkuat kontribusi sektor pariwisata nasional menjelang akhir tahun dan Tahun Baru Imlek. “Kami optimistis promosi ini akan memberikan dampak positif bagi industri pariwisata, sekaligus memanfaatkan momentum dari situasi global,” tuturnya.

(dec)

No more pages