Lima dari tujuh kilang India, termasuk Reliance, sebelumnya menyatakan akan menghentikan seluruh pembelian minyak Rusia setelah 21 November. Indian Oil Corp. yang dikelola negara akan tetap membeli jenis yang tidak terkena sanksi, sementara Nayara, yang sepenuhnya bergantung pada minyak Rusia masih melanjutkan pengangkutan kargo.
Masih belum jelas apakah perusahaan India mengajukan pengecualian kepada AS untuk tetap membeli sebagian kargo dari Rosneft atau Lukoil setelah tenggat Jumat. Awal November lalu, Hongaria mendapat pengecualian untuk pengadaan minyak dan gas Rusia, dan AS juga memperpanjang waiver untuk sejumlah transaksi Lukoil.
Mulai Jumat, empat produsen terbesar Rusia yang mewakili hingga 80% ekspor negara itu ke India akan berada di bawah sanksi, menempatkan para mitra dagang pada risiko sanksi sekunder.
Jika kapal-kapal tersebut gagal tiba sebelum 21 November, mereka dapat terpaksa berlabuh menunggu di perairan India sambil menimbang langkah berikutnya — termasuk transfer muatan dari kapal ke kapal (ship-to-ship) atau mengalihkan tujuan ke lokasi lain seperti perairan Malaysia atau bahkan lebih jauh ke China.
Daftar Kapal Menuju India Bermuatan Urals
|
Nama Kapal |
Perkiraan Tiba |
|
Shusha |
6 Desember |
|
Furia |
30 November |
|
New Friendship |
29 November |
|
Qendil |
29 November |
|
Olympic Future |
27 November |
|
Spirit 2 |
26 November |
|
Captain A. Stellatos |
24 November |
|
Vokki |
24 November |
|
Ionian Sailor |
24 November |
|
Dove |
23 November |
|
Jasmin Joy |
19 November |
(bbn)





























