Logo Bloomberg Technoz

Kargo Minyak Rusia ke India Makin Ramai Jelang Tenggat Sanksi AS

News
19 November 2025 15:00

Rusia ekspor 3,82 juta barel per hari minyak mentah dalam empat pekan hingga 19 Oktober, jumlah tertinggi sejak Mei 2023. (Bloomberg)
Rusia ekspor 3,82 juta barel per hari minyak mentah dalam empat pekan hingga 19 Oktober, jumlah tertinggi sejak Mei 2023. (Bloomberg)

Rakesh Sharma and Yongchang Chin -- Bloomberg News 

Bloomberg, Waktu terus berjalan bagi kapal tanker menuju India yang mengangkut jutaan barel minyak mentah dari pemasok Rusia yang masuk daftar hitam, Rosneft PJSC dan Lukoil PJSC. Masa transisi sanksi AS dijadwalkan berakhir pada Jumat ini.

Setidaknya 7,7 juta barel minyak mentah andalan Rusia, Urals, yang terkait dengan kedua produsen tersebut diperkirakan baru akan tiba di India setelah pembatasan AS berlaku pada 21 November, menurut data Kpler Ltd. Kondisi ini memunculkan pertanyaan apakah kargo tersebut dapat dibongkar tanpa hambatan setelah tenggat berlalu.


Data menunjukkan sebagian besar kapal tanker itu mengarah ke kilang Jamnagar milik Reliance Industries Ltd. atau pelabuhan Vadinar milik Nayara Energy Ltd., yang terafiliasi dengan Rosneft. Jadwal kedatangan berada pada akhir November hingga Desember, meski tujuan kapal dapat berubah selama pelayaran.

Trader minyak tengah memantau ketat arus kargo Rusia yang terkena sanksi menuju India, salah satu pembeli terbesar, untuk membaca kebutuhan negara tersebut terhadap suplai alternatif dalam jangka pendek. New Delhi menghadapi tekanan dari Washington, yang menilai pembelian tersebut membantu mendanai perang Moskow di Ukraina.