Dalam kesempatan yang sama, Menkes Budi mengatakan Prabowo sudah memberikan anggaran untuk membangun rumah sakit di 66 kabupaten kota.
“Jadi, Bapak Presiden sudah memberikan 66 kabupaten kota anggaran untuk membangun rumah sakit, itu saya bawa sebagian ke sini untuk lihat sebagai contoh, mudah-mudahan nanti jadinya sebagus ini,” ujar Budi.
Rumah Sakit Kardiologi Emirates - Indonesia di Solo dirancang sebagai pusat rujukan layanan jantung untuk wilayah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan daerah pengampuan, juga sebagai rumah sakit pendidikan dan pusat riset kardiovaskular. Selanjutnya RSUP Dr Sardjito ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan untuk melakukan pengelolaan rumah sakit ini secara penuh. Rumah sakit ini memiliki kapasitas layanan darurat, rawat jalan, rawat inap termasuk ruang VIP dan president suite, dan dukungan ICU dan cathlab.
Rumah sakit ini dilengkapi dengan berbagai alat kesehatan canggih, di antaranya: Hybrid Cathlab Siemens Artis Q Floor Combo; CT Scan Somatom Go.Top; MRI Siemens Magnetom Sempra; DR X-Ray; Ventilator GE CareScape R860; Anesthesia Workstation CS 750; ECMO Maquet Cardiohelp; IABP Cardiosave; hingga Heart-Lung Machine TechnoWood CompO III Neo. Dengan dukungan teknologi, rumah sakit ini diharapkan akan mampu menangani kasus-kasus penyakit jantung dengan standar layanan tertinggi.
(dov/frg)





























