Logo Bloomberg Technoz

Menanggapi kesepakatan yang lebih luas itu, Korut menuding AS telah mengubah ekonomi sekutunya menjadi “ekonomi kontrak kolonial” demi kepentingan Amerika sendiri.

KCNA juga mengecam keputusan AS yang memberi Korsel akses untuk pengayaan uranium dan pemrosesan ulang bahan bakar nuklir bekas untuk keperluan sipil. Pyongyang menyebut langkah tersebut sebagai “landasan” yang memungkinkan Korea Selatan menjadi “negara dengan kemampuan mirip senjata nuklir.”

Korsel sebelumnya menegaskan tidak memiliki niat untuk mengembangkan arsenal nuklirnya sendiri. Namun, sejumlah survei menunjukkan dukungan publik terhadap kepemilikan senjata nuklir di negara itu lebih kuat dibanding Jepang, sesama sekutu AS yang berada di bawah payung nuklir Washington.

“Korut akan mengambil langkah-langkah balasan yang lebih tepat dan realistis untuk mempertahankan kedaulatan serta kepentingan keamanan negara dan menjaga perdamaian regional,” tulis KCNA.

(bbn)

No more pages