Di antara saham individu lainnya, Dell Technologies Inc menjadi penurun terbesar di indeks, anjlok 8,4% pada Senin setelah Morgan Stanley memangkas rating sahamnya dari overweight menjadi underweight. Quantum Computing Inc naik 8,5% setelah melaporkan kinerja kuartal ketiga yang positif. Perusahaan tambang lithium Albemarle Corp naik 2,2% seiring lonjakan harga lithium setelah salah satu pemasok utama di China memberikan proyeksi optimis untuk material baterai tersebut.
Investor juga akan mendapatkan data ekonomi yang lama tertunda pada Kamis ketika laporan ketenagakerjaan AS untuk September akhirnya dirilis, lebih dari sebulan terlambat akibat penutupan pemerintahan. Data tersebut menjadi bagian dari rangkaian rilis yang akan memengaruhi ekspektasi pasar mengenai seberapa cepat Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) akan melanjutkan pemangkasan suku bunga. Perhatian pada laporan Walmart Inc dan Target Corp juga meningkat seiring investor mencari petunjuk tentang daya beli konsumen dan kondisi ekonomi lebih luas.
Sembilan dari 11 sektor di S&P 500 melemah pada Senin, dipimpin sektor keuangan, energi, dan material. Investor menaruh harapan pada Nvidia untuk “meredam kenaikan skeptisisme terhadap AI yang memicu penurunan saham teknologi dan S&P 500 baru-baru ini,” tulis Tom Essaye, pendiri newsletter The Sevens Report.
Di tempat lain, Zymeworks melonjak 29% setelah pengembang obat itu melaporkan hasil awal dari uji klinis tahap akhir untuk terapi kombinasi eksperimental bagi kanker lambung dan esofagus. Saham mitranya, Jazz Pharmaceuticals, naik 21%. EW Scripps melesat 40% setelah Sinclair mengambil 8,2% saham.
Pendanaan pemerintah AS kembali berjalan setelah penutupan terlama dalam sejarah, namun banyak lembaga masih tertinggal dalam pengumpulan data untuk laporan kunci Oktober terkait ketenagakerjaan dan inflasi. Proses pemulihan data diperkirakan berlangsung hingga November, membuat informasi ekonomi semakin basi.
Minimnya data resmi membantu menjelaskan komentar sejumlah pejabat The Fed baru-baru ini yang menyatakan bahwa bank sentral sebaiknya menahan suku bunga pada pertemuan bulan depan. The Fed akan merilis risalah pertemuan Oktober pada Rabu. Para trader telah memangkas ekspektasi pemangkasan suku bunga pada Desember karena kekhawatiran pejabat The Fed terkait inflasi.
Wakil Gubernur The Fed Philip Jefferson pada Senin mengatakan ia melihat meningkatnya risiko penurunan di pasar kerja, sambil mengulangi pandangannya bahwa pembuat kebijakan perlu bergerak perlahan seiring suku bunga mendekati level netral.
(bbn)






























