Dalam tanda ketegangan lainnya, empat kapal penjaga pantai China yang dilengkapi senjata memasuki perairan sengketa yang dikuasai Jepang pada Minggu sebelum akhirnya meninggalkan area tersebut. Kedua negara mengklaim gugusan pulau tak berpenghuni di Laut China Timur—disebut Senkaku oleh Jepang dan Diaoyu oleh China—yang saat ini berada di bawah administrasi Tokyo. Kapal-kapal China kerap terlihat berada di dalam atau dekat wilayah perairan sengketa itu.
Penjaga Pantai China dalam pernyataannya mengatakan bahwa mereka melakukan “patroli penegakan hak” di perairan tersebut dan menegaskan operasi itu sah secara hukum.
Secara terpisah, pengumuman hasil survei opini publik di China dan Jepang ditunda atas permintaan pihak penyelenggara dari China, menurut Genron NPO Jepang. Lembaga think tank tersebut secara rutin merilis survei persepsi publik bekerja sama dengan China International Communications Group, sebuah grup penerbitan China.
Survei tahun lalu menunjukkan bahwa sekitar 90% responden di Jepang dan China memiliki pandangan negatif satu sama lain.
(bbn)






























