Logo Bloomberg Technoz

Kabinet Ukraina juga mengajukan usulan untuk memberlakukan sanksi pribadi terhadap Timur Mindich dan Oleksandr Tsukerman, kata Svyrydenko pada Rabu. Timur Mindich diketahui merupakan mantan rekan bisnis Zelenskiy.

Langkah ini diambil sebagai upaya presiden untuk mengendalikan krisis yang dipicu oleh penyelidikan korupsi di sekitar perusahaan operator nuklir nasional, Energoatom.

Skandal tersebut menimbulkan kekhawatiran bahwa praktik korupsi dapat melemahkan kemampuan Ukraina dalam mempertahankan diri dari invasi besar-besaran Rusia yang kini memasuki tahun keempat.

Menteri Kehakiman German Galushchenko sebelumnya telah diskors dari jabatannya pada Rabu pagi seiring berjalannya penyelidikan. Menurut pihak berwenang, operasi ini melibatkan pejabat Energoatom dan mencakup praktik pencucian uang hingga mencapai US$100 juta (sekitar Rp1,6 triliun).

Dua lembaga antikorupsi Ukraina — Biro Antikorupsi Nasional (NABU) dan Kantor Kejaksaan Antikorupsi Khusus (SAPO) — mengumumkan pada Senin bahwa mereka telah menahan lima orang dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi “berskala besar”.

Infrastruktur energi Ukraina, yang sebelumnya berada di bawah tanggung jawab Galushchenko sebagai menteri energi hingga reshuffle kabinet pada Juli, menjadi salah satu sasaran utama Moskow. Pasukan Rusia terus melancarkan serangan hampir setiap malam terhadap jaringan listrik negara itu untuk melumpuhkan pasokan energi.

Skandal ini terjadi setelah upaya untuk membatasi kewenangan NABU dan SAPO awal tahun ini memicu protes besar-besaran di jalanan. Tekanan publik tersebut akhirnya memaksa Presiden Zelenskiy memulihkan independensi kedua lembaga antikorupsi yang dibentuk atas desakan donor internasional satu dekade lalu.

Dalam unggahan di Facebook setelah pencopotannya, Galushchenko menyebut bahwa ia telah berbicara dengan perdana menteri dan sepakat bahwa langkah skorsing tersebut tepat dilakukan selama penyelidikan berlangsung. Ia menambahkan bahwa dirinya akan membela diri melalui jalur hukum.

Timur Mindich, mantan rekan bisnis sekaligus pemilik bersama perusahaan produksi TV Kvartal 95, dituduh terlibat dalam skema korupsi tersebut, kata jaksa antikorupsi khusus dalam sidang pengadilan pada Selasa. Ia disebut mengendalikan aliran dana di sektor energi dan mempengaruhi Galushchenko serta mantan Menteri Pertahanan Rustem Umerov. Namun Umerov membantah tuduhan itu.

Mindich dilaporkan meninggalkan Ukraina beberapa jam sebelum lembaga antikorupsi mengumumkan penyelidikan, menurut keterangan penjaga perbatasan negara di Telegram.

Secara terpisah, penyidik juga mengungkap bahwa mantan wakil perdana menteri Oleksiy Chernyshov terlibat dalam skema yang sama. Dalam unggahan di Telegram, ia diidentifikasi dengan nama sandi “Che Guevara” dan disebut menerima transfer uang tunai sebesar 1,2 juta dolar AS serta hampir 100.000 euro (sekitar Rp1,9 miliar) dari kelompok kriminal. Pihak berwenang menyatakan telah mengeluarkan surat tuduhan atas dugaan kekayaan tidak sah.

Chernyshov juga tengah diselidiki dalam kasus lain oleh NABU dan SAPO, termasuk dugaan penyalahgunaan jabatan serta penerimaan keuntungan tidak semestinya dalam jumlah besar.

Kementerian Energi Ukraina dan Energoatom menegaskan komitmennya terhadap penyelidikan yang transparan. Menteri Energi Svitlana Grynchuk mengatakan pada Senin malam bahwa kepercayaan mitra internasional terhadap sektor energi Ukraina hanya dapat dijaga melalui penyelidikan terbuka.

“Mereka yang bersalah harus bertanggung jawab,” ujarnya.

Energoatom dalam pernyataan terpisah di situs resminya menegaskan bahwa skandal ini “tidak mempengaruhi pelaksanaan rencana produksi maupun keselamatan operasi pembangkit listrik tenaga nuklir.”

Svyrydenko menambahkan pada Selasa malam bahwa pemerintah telah memberhentikan dewan pengawas Energoatom. Ia menyebut Kementerian Ekonomi akan berkoordinasi dengan mitra internasional untuk mengajukan kandidat anggota dewan baru dalam waktu satu minggu. Dewan baru tersebut akan melakukan perombakan manajemen puncak, audit menyeluruh, dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum.

(bbn)

No more pages