Logo Bloomberg Technoz

Produksi Freeport Anjlok 30% Imbas Gangguan Grasberg, Normal 2027

Mis Fransiska Dewi
12 November 2025 15:20

Peresmikan produksi Smelter PT. Freeport Indonesia di Gresik, Senin (23/9/2024). (Tangkapan Layar Youtube Setpres)
Peresmikan produksi Smelter PT. Freeport Indonesia di Gresik, Senin (23/9/2024). (Tangkapan Layar Youtube Setpres)

Bloomberg Technoz, Jakarta – PT Freeport Indonesia (PTFI)  menyatakan produksi tembaga perseroan mengalami penurunan sekitar 30% imbas gangguan yang terjadi di Grasberg Block Cave (GBC) milik PT Freeport Indonesia (PTFI).

PTFI memproyeksikan produksi di kompleks tambang Grasberg akan kembali normal pada 2027. 

“Untuk tahun depan kemungkinan suplai atau produksi kita ya berkurang 30% dari kondisi normalnya ya. Karena mungkin kita ketahui ada insiden wet muck [longsoran lumpur bijih],” kata Wakil Presiden Direktur PTFI Jenpino Ngabdi di sela kegiatan Pegadaian Bullion Connect, Rabu (12/11/2025).


Jenpino menuturkan produksi PTFI tahun ini hanya sekitar 15 ton dan akan kembali normal pada 2027 dengan kapasitas produksi sekitar 50—60 ton.

Dia juga mengatakan sebagian produk PTFI disuplai ke PT Aneka Tambang Tbk. (Antam).