Sarwo kemudian menjadi Komandan RKPAD pada 1964 hingga 1967, Pangdam II/Bukit Barisan pada 1967 hingga 1968, Pangdam XVII/Tjenderawasih pada 1968 hingga 1970, dan Gubernur Akademi ABRI (Akabri) pada 1970 hingga 1974.
Sarwo pernah diamanatkan menjadi Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan. Dia juga sempat diberikan kenaikan pangkat kehormatan satu tingkat lebih tinggi oleh Presiden Soeharto pada 1997.
Berdasarkan keterangan resmi pemerintah, Sarwo menjadi pahlawan nasional di bidang perjuangan bersenjata. Hal ini merujuk pada kiprah Sarwo pada dunia militer; mulai dari komandan kompi dalam TKR selama periode Perang Kemerdekaan pada 1945-1949; dan berbagai pertempuran lainnya.
(azr/frg)
No more pages


























