Selain itu, Pertamina juga bermitra dengan 32 bengkel di Jawa Timur agar dapat digunakan masyarakat yang mengalami gangguan pada kendaraannya.
Iya itu kan kemarin kami juga turunkan tim, dari kemarin juga didamping ESDM, BPH Migas, bahkan untuk di beberapa daerah, kami juga sudah membentuk posko-posko.
“Nah, itu kalau memang ada yang merasa gangguan, segera datang ke bengkel, datang ke ini untuk, tetapi syaratnya adalah bawah struk ya. Dengan struk itu kan kita tahu pengisiannya di mana, pengisiannya di SPBU di mana. Itu pun kita akan kirimkan tim untuk cek di SPBU setempat,” tegas dia.
Lebih lanjut, Simon menegaskan Pertamina juga melakukan pengecekan pada terminal bensin yang menjadi tempat penyimpanan hasil produksi BBM.
“Nah, [secara] paralel kami juga mengecek dan memberikan informasi kepada masyarakat. Sejauh yang kami cek, itu semua bagus. Jadi tidak perlu khawatir untuk masyarakat tentang kualitas BBM yang ada,” klaim dia.
Sebelumnya, Kementerian ESDM mengaku tidak menemukan indikasi campuran air pada Pertalite di sejumlah SPBU Pertamina di Jawa Timur. Kepastian itu disampaikan Tim Lemigas selepas melakukan pemeriksaan sejumlah sampel.
“Dari hasil pengujian, seluruh sampel menunjukkan kondisi baik dan memenuhi standar. Prosedur ini juga rutin dilakukan di setiap SPBU sebelum operasional,” kata Dirjen Migas Laode Sulaeman lewat keterangan pers Kamis (30/10/2025).
Adapun, tim Lemigas dan Ditjen Migas Kementerian ESDM telah melakukan uji kualitas BBM lewat uji pasta air dan uji visual. Hasil uji di dua SPBU menunjukkan tidak adanya indikasi kandungan air di dalam Pertalite.
Selain itu, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo mengatakan Pertalite dari Terminal BBM Tuban dan Surabaya dalam kondisi sesuai dengan standar mutu yang berlaku.
Meski demikian, Pertamina Patra Niaga tetap melakukan investigasi lanjutan di tingkat SPBU untuk memastikan kualitas pada jalur distribusi.
“Terkait dengan kejadian beberapa kendaraan konsumen yang mengalami kendala, kami segera melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan penyebab gangguan dan menyiagakan posko layanan konsumen di wilayah terdampak,” kata Ega.
Belakangan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ikut melakukan pengecekan ke sejumlah SPBU Pertamina di Jawa Timur kemarin malam.
Bahlil menuturkan pemeriksaaan masih berlanjut pada sejumlah SPBU tersebut. Dia menambahkan bakal menggelar rapat khusus untuk perkara Pertalite itu hari ini, sekitar pukul 1 siang.
“Jika itu benar-benar ada sesuatu kejadian yang dilakukan Pertamina, maka kita pemerintah tidak segan-segan juga untuk berikan sanksi tegas kepada Pertamina,” tuturnya.
Sebelumnya, sejumlah warganet bercerita sepeda motor miliknya harus melakukan perawatan di bengkel resmi usai menggunakan Pertalite di Jawa Timur.
Warganet bernama Farid tersebut menyatakan harus mengganti suku cadang busi dan pompa bensin, usai mengisi Pertalite di wilayah Mojokerto.
“Udah korban busi sama fuel pump, Beat saya area Mojokerto. Iya, selalu [mengisi] Pertalite,” kata warganet bernama Farid, di sosial media X.
Sebagian warganet lainnya juga melaporkan hal serupa, malahan mereka menyampaikan aroma Pertalite yang dibeli tidak seperti biasanya.
(azr/wdh)





























