“Belum bisa disebutkan namanya sebelum waktunya, tapi sektornya sudah bisa saya sampaikan. Saat ini sudah ada lima yang lighthouse, dan tiga lagi di pipeline IPO. Dari 13 yang tadi disampaikan, tiga di antaranya adalah lighthouse IPO, infrastruktur, pertambangan, dan satu lagi sektor keuangan,” ujar Nyoman di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (29/10/2025).
Nyoman menambahkan, secara laporan keuangan, ketiga perusahaan tersebut telah memenuhi kriteria untuk melakukan penawaran umum perdana saham tahun ini. Namun, waktu pelaksanaan IPO masih menyesuaikan dengan kesiapan masing-masing perusahaan.
Berdasarkan data BEI hingga 23 Oktober 2025, terdapat 13 perusahaan dalam pipeline IPO. Dari jumlah tersebut, dua perusahaan memiliki aset kecil, enam perusahaan dengan aset menengah, dan lima perusahaan dengan aset besar.
Selain itu, BEI juga mencatat ada satu perusahaan yang sedang menyiapkan aksi korporasi rights issue, serta 23 emisi obligasi yang berasal dari 18 perusahaan.
(dhf)

























