Logo Bloomberg Technoz

Kemarin, harga emas dunia di pasar spot terpangkas tipis 0,04% ke US$ 4.002,6/troy ons. Andai harga emas kembali ditutup melemah hari ini, maka harga aset ini resmi turun tiga hari berturut-turut.

Perkembangan di China mempengaruhi harga emas belakangan ini. China mengubah skema tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk emas.

Berdasarkan kebijakan baru, perusahaan yang memproduksi apa yang disebut emas non-investasi, seperti untuk perhiasan atau aplikasi industri seperti elektronik, hanya dapat mengimbangi 6% PPN, turun dari 13% sebelumnya. Kebijakan ini akan membuat harga emas di tingkat konsumen bisa naik.

“Perubahan di sisi pajak ini berpotensi membuat industri menaikkan harga untuk merespons peningkatan biaya,” sebut riset Citigroup Inc, seperti dikutip dari Bloomberg News.

“Kebijakan baru di China akan menciptakan komplikasi dalam pola harga emas. Ada kemungkinan harga emas akan sulit berada di atas US$ 4.000/troy ons,” kata Nour Al Ali, Macro Markets & Squawk Strategist Bloomberg.

(aji)

No more pages