Berdasarkan keterangan dari perwakilan tersebut, Dasco melanjutkan, belum ada pekerja yang terdampak PHK dan masih bekerja seperti biasa. Dasco juga mengatakan PHK dilakukan karena adanya efisiensi yang harus dilakukan oleh perusahaan
“Sebenarnya tidak massal. Namun karena ada hitung-hitungan efisiensi restrukturisasi yang harus dilakukan oleh perusahaan. Nah ini dalam dunia usaha biasa,” ujarnya.
“Namun hendaknya harus mengacu pada perjanjian kerja bersama dan aturan ketenagakerjaan yang berlaku.”
Akhir Oktober 2025 lalu, kabar PHK melanda pabrik produsen ban Michelin di Cikarang, Jawa Barat. Ratusan orang kena PHK diduga akibat penurunan produksi imbas sepinya permintaan. Kabar tersebut mulanya terungkap dari Presiden KSPI Said Iqbal.
Dia menjelaskan PHK Michelin disebabkan menurunnya permintaan terhadap produk ban Michelin, yang menurutnya juga terjadi dalam lingkup global.
"Maka terjadi pengurangan produksi dan pengurangan karyawan atau PHK," kata Said di sela demo buruh di JCC, Senayan, Kamis (30/10/2025).
Kabar PHK massal juga diungkapkan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Bekasi. Aliansi buruh pabrik Michelin tersebut mengungkapkan perusahaan secara mendadak mengumumkan PHK terhadap sekitar 280 pekerja.
"PHK akan dilakukan secara bertahap dalamwaktu dekat," ujar Ketua SPSI di PT Multistrada Arah Sarana Tbk, Guntoro.
(ell)




























