Logo Bloomberg Technoz

Alfons menambahkan apabila Purbaya hendak mengurusi K/L lainnya dengan mengajarkan soal keamanan siber, nanti urusannya sendiri malah kacau balau. Bendahara Negara baru oleh memperlebar cakupan kerja ketika Coretax sudah membaik. 

"Silahkan kalau bisa menularkan ke orang lain silahkan, tapi pastikan dulu gitu lho. Jangan baru keliatan sebentar udah sok-sokan, itu nanti malu sendiri," tutur dia. 

Dalam hal perekrutan peretas untuk memperbaiki hingga memperkuat keamanan sistem inti Coretax, Alfons mengapresiasi sepanjang memeriksa kelemahan aplikasi. Hal ini sejatinya adalah penetration test (pentest) atau sebuah metode untuk menguji seberapa kuat sistem keamanan sebuah jaringan, aplikasi, atau website.

Dengan hacker bekerja dapat berarti mengisir celah, koneksi, dan atau pengamanan akses atas server. Tetapi, jika melibatkan hacker dalam pengembangan (development) Coretax, itu tidak cocok. 

"Dalam arti, asumsinya Coretax ini belum 100% finish (selesai) kan. Jadi, ibaratnya sedang dibangun gitu, Coretax itu ibarat rumah ya, kita kalo lagi bangun rumah, kita kan mencari kontraktor, mencari desainer, orang yang bisa bangun rumah kan," terang Alfons. 

"Kalau hacker disuruh jadi kontraktor, ibaratnya nih jagoan untuk menembus gerbang, menembus celah keamanan, disuruh ngebangun [Coretax], nggak cocok," tegas dia yang juga menganalaogikan penyerang di tim sepak bola berperan ganda sebagai penjaga gawang.

Pemerintah RI perlu menaruh peretas ini pada tempatnya dan sesuai dengan keahliannya, serta memanfaatkannya dengan bijak. Alfons juga mengingatkan agar jangan melibatkan hacker dalam membangun Coretax yang belum selesai secara keseluruhan, namun berfokus pada pengembang perangkat lunak (software developer). 

"Tapi kalau udah jadi Coretaxnya, udah sempurna, silahkan mau pakai hacker," tutur Alfons. "Hacker kan memang bukan untuk membangun aplikasi."

Ia juga kembali mengingatkan Menkeu Purbaya tidak jumawa dan selalu pamer termasuk ygn terbaru menggandeng hacker dalam negeri yang andal. "Jangan gegabah, jangan takabur, 'Wah hari ini gua udah bagus pontennya, entar bulan depan kebobolan entar malu gitu.' Jadi, harus jadikan ini satu kebiasaan, satu disiplin ya," ucap Alfons. 

Meski demikian, dia menilai baik dan mendukung apabila Purbaya dapat merekrut hacker andal untuk membantunya. Di samping itu, celah keamanan bakal bisa ditemukan seiring dengan berjalannya waktu. 
 
"Bukan hanya aplikasi Coretax, aplikasi lain contohnya Microsoft Word, Microsoft Office, Microsoft Windows, aplikasi-aplikasi di iPhone, aplikasi Android itu kan selalu diperbaharui. Kenapa? Karena selalu muncul celah keamanan baru gitu, that's we say security it's a process," pungkas Alfons. 

(far/wep)

No more pages