Logo Bloomberg Technoz

Laba BYD Amblas 33%, Tertekan Persaingan Sengit EV di China

News
31 October 2025 08:20

Ilustrasi perusahaan produsen kendaraan listrik BYD asal China. (Bloomberg)
Ilustrasi perusahaan produsen kendaraan listrik BYD asal China. (Bloomberg)

Bloomberg News

Bloomberg, BYD Co melaporkan laba kuartalan lainnya amblas karena mengetatnya persaingan domestik dan pengawasan industri menekan prospek penjualan produsen mobil China tersebut.

Perusahaan mengatakan laba bersih pada tiga bulan yang berakhir pada 30 September anjlok 33% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi 7,82 miliar yuan (US$1,1 miliar). BYD mencatat total pendapatan turun sekitar 3% menjadi 194,98 miliar yuan, meleset dari perkiraan sebesar 216 miliar yuan.


Produsen mobil listrik terbesar di dunia ini sedang berusaha untuk mempertahankan dominasi di pasar domestiknya, di mana perang harga yang berkepanjangan memicu kekhawatiran pemerintah bahwa persaingan yang sengit akan merusak kualitas produk.

Tantangan BYD awalnya terungkap saat perusahaan melaporkan penurunan laba kuartal kedua sebesar 30%, dan terus mengalami kesulitan akibat penjualan yang stagnan, bahkan kehilangan gelar sebagai produsen mobil terlaris di China, yang diambil alih oleh perusahaan negara SAIC Motor Corp pada September.