Sementara itu , nilai tukar rupiah belum mampu beranjak dari level Rp16.600 per dolar AS pada perdagangan Kamis (23/10/2025) hingga Jumat (24/10/2025) pagi.
Bank Indonesia (BI) mencatat, tekanan terhadap mata uang domestik masih terasa di tengah penguatan indeks dolar (DXY) yang menembus 98,94.
Kenaikan imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun ke level 5,98% turut mencerminkan meningkatnya premi risiko pasar. Sementara itu, yield US Treasury 10 tahun justru turun ke 4,00%, menandakan pergeseran minat investor global ke aset aman.
(ell)
No more pages































