Danantara Buka Suara Soal Utang Whoosh Lunas 60 Tahun
Artha Adventy
23 October 2025 14:05

Bloomberg Technoz, Jakarta - BPI Danantara memastikan proses negosiasi ulang pinjaman proyek kereta cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh dengan pihak China masih berlangsung. Danantara menegaskan belum ada kesepakatan final terkait jangka waktu pelunasan utang hingga 60 tahun seperti yang sempat disampaikan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.
Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria mengatakan, pembahasan dengan pihak China dilakukan secara bertahap dan melibatkan berbagai aspek teknis, mulai dari jangka waktu pinjaman, tingkat bunga, hingga denominasi mata uang. Ia menegaskan negosiasi tersebut belum dikomunikasikan secara resmi kepada publik karena masih dalam proses penyelarasan antar pihak.
“Kami akan berangkat lagi untuk menegosiasikan term pinjamannya, jangka waktu, suku bunga, dan beberapa mata uang yang digunakan masih dibahas,” ujar Dony saat ditemui di Jakarta, Kamis (23/10/20225).
Meski begitu, Dony menekankan kondisi keuangan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) kini sudah jauh lebih solid. Dari sisi operasional, KCIC telah mencatatkan kinerja positif dengan tingkat okupansi penumpang harian mencapai 20–30 ribu orang. EBITDA perusahaan pun telah berbalik positif, menandakan operasional Whoosh kini mampu menutup biaya operasional secara mandiri.
“Yang penting, operasional KCIC sudah positif. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” jelas Dony.
































