Logo Bloomberg Technoz

Respons Pyridam Farma (PYFA) Soal Isu Rencana Rights Issue

Recha Tiara Dermawan
23 October 2025 09:55

Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/9/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Emiten farmasi, PT Pyridam Farma Tbk (PYFA), menanggapi isu rencana aksi koprorasi berupa rights issue.

Corporate Secretary Herdiasti Anggitya PYFA mengatakan, pihaknya memastikan bahwa setiap aksi korporasi yang dilakukan mematuhi seluruh peraturan yang berlaku, termasuk ketentuan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Seluruh informasi terkait aksi korporasi akan disampaikan kepada publik secara transparan melalui mekanisme Keterbukaan Informasi yang telah ditetapkan," ujarnya kepada Bloomberg Technoz, Kamis (23/10/2025).


Sebelumnya, PYFA dikaitkan dengan isu rights issue mencapai nilai triliunan rupiah. Nilai ini ditargetkan karena PYFA dikabarkan akan mengakuisisi rumah sakit swasta dari salah satu pemain properti besar.

Sedikit menilik ke belakang, PYFA memang tengah memasang posisi ekspansi secara anorganik.