Logo Bloomberg Technoz

BI Dorong Likuiditas, Jumlah SRBI di Pasar Kian Berkurang

Sultan Ibnu Affan
22 October 2025 15:05

Gedung Bank Indonesia. (Bloomberg)
Gedung Bank Indonesia. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) kembali melakukan pengurangan peredaran instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Ini adalah instrumen operasi moneter penarik dana asing jangka pendek.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan per 21 Oktober 2025 total SRBI mencapai Rp707,05 triliun. Angka ini telah turun banyak dari posisi awal 2025 yang sempat mencapai Rp916,97 triliun.

“Ekspansi likuiditas juga ditempuh lewat penurunan posisi instrumen SRBI dari Rp916,97 triliun pada awal 2025 menjadi Rp707,05 triliun pada 21 Oktober 2025,” ungkap Perry dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (22/8/2025).


Strategi ekspansi likuiditas moneter lain yang ditempuh BI adalah dengan membeli SBN yang hingga 21 Oktober 2025 sudah mencapai Rp268,36 triliun. Pembelian ini termasuk dengan membeli di pasar sekunder dan program debt switch dengan pemerintah sebesar Rp199,45 triliun.

“Pembelian dilakukan sesuai mekanisme pasar secara terukur, transparan, dan konsisten untuk jaga stabilitas sehingga dapat terus menjaga kredibilitas kebijakan moneter,” ungkap Perry.