China Ancam Balasan Baru atas Sanksi AS di Sektor Pelayaran
News
14 October 2025 16:10

Weilun Soon dan Serene Cheong - Bloomberg News
Bloomberg, China mengancam akan mengambil langkah balasan tambahan terhadap pembatasan yang diberlakukan Amerika Serikat (AS) pada sektor pelayaran, setelah sebelumnya menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah entitas AS milik perusahaan pelayaran besar asal Korea Selatan (Korsel).
Kementerian Perdagangan China pada Selasa (14/10) mengumumkan pembatasan terhadap lima entitas AS yang terafiliasi dengan Hanwha Ocean Co, salah satu galangan kapal terbesar di Korsel. Saham perusahaan tersebut sempat anjlok hingga 8% di bursa Seoul—penurunan terbesar dalam sekitar dua bulan terakhir.
Langkah ini menandai peningkatan ketegangan signifikan dalam persaingan jangka panjang antara dua kekuatan ekonomi terbesar dunia terkait dominasi maritim. Ketegangan antara AS dan China juga meningkat dalam beberapa pekan terakhir setelah Presiden Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif tambahan sebesar 100% terhadap impor dari China, sebagai respons atas pembatasan ekspor baru yang diberlakukan Beijing.
Pekan ini, kebijakan balasan China mulai berlaku berupa penerapan bea masuk tambahan terhadap kapal-kapal milik AS yang berlabuh di pelabuhan China. Langkah balasan dari pemerintahan Xi Jinping ini memicu kekhawatiran di industri pelayaran global. Aturan baru tersebut juga melarang individu maupun perusahaan mana pun melakukan transaksi bisnis dengan lima entitas AS milik Hanwha.






























