Logo Bloomberg Technoz

Sejumlah saham emiten emas yang menempati jajaran top gainers:

  • Archi Indonesia (ARCI) menguat 8,7% di posisi Rp1.125
  • Hartadinata Abadi (HRTA) menguat 6,37% di posisi Rp1.085
  • Indika Energy (INDY) menguat 6,27% di posisi Rp2.540
  • J Resources Asia Pasifik (PSAB) menguat 5,98% di posisi Rp620
  • Aneka Tambang (ANTM) menguat 2,54% di posisi Rp3.220
  • Merdeka Gold Resources (EMAS) menguat 0,91% di posisi Rp4.390
  • Bumi Resources Minerals (BRMS) menguat 0,54% di posisi Rp930

Daftar saham LQ45 yang menguat:

  • Adaro Minerals Indonesia (ADMR) menguat 6,33% di posisi Rp1.175
  • Vale Indonesia (INCO) menguat 4,94% di posisi Rp4.460
  • Indosat (ISAT) menguat 3,48% di posisi Rp1.785
  • Alamtri Resources Indonesia (ADRO) menguat 2,12% di posisi Rp1.685
  • GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) menguat 1,79% di posisi Rp57

Harga Emas Dunia Catat Rekor Baru

Siang hari ini di pasar spot, harga emas tembus US$4.030/troy ons. Rekor tertinggi baru pun tercipta

Harga emas melejit seiringan dengan perkembangan terkait Bank Sentral Amerika Serikat (AS). Presiden AS Donald Trump tidak ragu untuk ikut terlibat menentukan arah kebijakan moneter. Trump tidak segan–segan memecat Anggota Dewan Gubernur Lisa Cook, keputusan yang saat ini tengah bergulir di meja hijau.

Harga Emas Tembus All Time High US$4.030/Troy Ons (Bloomberg)

“Kami melihat harga emas akan mencapai siklus puncaknya ketika pasar cemas terhadap independensi The Fed. Ketika The Fed diperkirakan bakal salah mengambil kebijakan, maka harga emas akan kian kuat,” sebut riset Macquarie Bank Ltd.

Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non–yielding asset). Memegang emas akan lebih menguntungkan saat suku bunga turun.

“Harga emas menembus level US$4.000/troy ons bukan karena ketakutan, tetapi karena alokasi. Penurunan suku bunga yang sudah di depan mata membuat imbal hasil (yield) efektif ikut turun,” kata Charu Chanana, Strategist di Saxo Capital Markets Pte, seperti dikutip dari Bloomberg News.

Goldman Sachs Group Inc. turut memasang posisi bullish terhadap emas. Dalam proyeksi terbarunya, Goldman Sachs memproyeksikan harga emas bisa mencapai US$4.900/troy ons pada Desember 2026. Jauh lebih optimistis dari riset sebelumnya yang ditargetkan mencapai US$4.300/troy ons.

(fad/wep)

No more pages