Logo Bloomberg Technoz

Bahlil Akui Hingga Kini Belum Evaluasi Ekspor Konsentrat Freeport

Azura Yumna Ramadani Purnama
26 September 2025 18:00

Sampel konsentrat dipajang di kompleks pertambangan tembaga dan emas Grasberg milik Freeport di provinsi Papua, Indonesia./Bloomberg-Dadang Tri
Sampel konsentrat dipajang di kompleks pertambangan tembaga dan emas Grasberg milik Freeport di provinsi Papua, Indonesia./Bloomberg-Dadang Tri

Bloomberg Technoz, Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengakui masih belum mengevaluasi ekspor konsentrat tembaga PT Freeport Indonesia (PTFI) yang izinnya berakhir pada Selasa (16/9/2025).

PTFI padahal telah menyatakan kelanjutan ekspor konsentrat tersebut diputuskan setelah evaluasi yang dilakukan Kementerian ESDM.

Di sisi lain, Bahlil mengatakan longsor yang terjadi di tambang Grasberg Block Cave (GBC) hingga membuat produksi tambang Freeport turun juga tak serta-merta membuat Kementerian ESDM segera memberikan perpanjangan izin ekspor konsentrat.


Menurut Bahlil, dipastikan berlanjut atau tidaknya izin ekspor konsentrat tembaga tersebut baru diketahui setelah Kementerian ESDM mengevaluasi ekspor konsentrat yang dilakukan Freeport sepanjang tahun ini.

“Saya sekali lagi saya katakan bahwa saya belum melakukan evaluasi, tunggu evaluasi dulu baru saya lakukan. [...] Saya sebagai pihak pemerintah yang membuat regulasi, regulasi itu harus semuanya by data, evaluasi dulu terhadap apa yang terjadi langsung pada [tambang] underground,” kata Bahlil kepada awak media di kantornya, Jumat (26/9/2025).

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. (Dimas Ardian/Bloomberg)