Logo Bloomberg Technoz

Investor Asing Diam-diam Akumulasi Saham BBRI sampai BRPT

Muhammad Julian Fadli
25 September 2025 08:47

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham kemarin, Rabu 24 September 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau dengan penguatan 0,02% hingga membuat rekor tertinggi baru atau All Time High (ATH) di posisi 8.126,55.

Berseberangan jauh dengan tren positif IHSG, investor asing masih melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp714,89 miliar pada perdagangan saham pasar reguler. Sama halnya, pada seluruh pasar investor asing net sell sejumlah Rp524,98 miliar.

Adapun investor asing net sell yang masif pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencapai Rp263,8 miliar. Imbas tekanan jual, saham BBCA melemah 1,27% terpeleset mencapai posisi Rp7.775/saham.

Penutupan Saham BBCA pada Rabu 24 September 2025 (Sumber: Bloomberg)

Berikut 10 saham dengan angka net sell tertinggi oleh investor asing selama perdagangan kemarin, Rabu (24/9/2025):

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp263,8 miliar
  2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp261,57 miliar
  3. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp162,88 miliar
  4. PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) Rp117,79 miliar
  5. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) Rp75,59 miliar
  6. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp52,12 miliar
  7. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) Rp44,35 miliar
  8. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp43,61 miliar
  9. PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) Rp42,67 miliar
  10. PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp42,14 miliar

Sedang, investor asing mencatatkan net buy terbanyak pada saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mencapai Rp124,11 miliar. Bersamaan dengan masifnya pembelian, saham BRMS menguat 4,38% dan melesat di posisi Rp715/saham.

Penutupan Saham BRMS pada Rabu 24 September 2025 (Sumber: Bloomberg)