Logo Bloomberg Technoz

Danantara Raup Dividen Rp7,8 T dari BBNI

Artha Adventy
16 March 2026 15:10

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Danantara Asset Management berpotensi mengantongi dividen hingga triliunan rupiah dari pembagian laba PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) untuk tahun buku 2025.

BBNI menetapkan dividen sebesar Rp349,41 per saham. Dengan asumsi harga saham di kisaran Rp4.280, dividend yield perseroan tercatat sekitar 8,16%. Jadwal cum date ditetapkan pada 17 Maret 2026, ex date pada 25 Maret 2026, dan pembayaran dividen dijadwalkan berlangsung pada 7 April 2026.

Berdasarkan data kepemilikan saham, PT Danantara Asset Management tercatat sebagai pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 22.378.387.749 saham atau sekitar 60% dari total saham beredar. Dengan besaran dividen tersebut, entitas ini berpotensi menerima sekitar Rp7,82 triliun dari pembagian dividen BBNI.


Sejumlah institusi pengelola dana jangka panjang juga tercatat sebagai pemegang saham perseroan. BPJS Ketenagakerjaan melalui program Jaminan Hari Tua memiliki 1.308.007.936 saham yang berpotensi menghasilkan dividen sekitar Rp456,96 miliar.

Selain itu, PT Taspen (Persero) dengan kepemilikan 437.132.900 saham diperkirakan memperoleh dividen sekitar Rp152,73 miliar.