Logo Bloomberg Technoz

Trump Gunakan Pidato di PBB untuk Serang Isu Iklim & Energi Hijau

News
24 September 2025 07:00

Presiden AS Donald Trump pada sidang ke-80 Majelis Umum PBB di New York pada 23 September. (Michael M Santiago/Getty Images via Bloomberg)
Presiden AS Donald Trump pada sidang ke-80 Majelis Umum PBB di New York pada 23 September. (Michael M Santiago/Getty Images via Bloomberg)

Brian Kahn - Bloomberg News

Bloomberg, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memanfaatkan pidatonya di hadapan para pemimpin dunia di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selasa (23/9), untuk mengecam perubahan iklim dan energi hijau. Dalam pidato yang berlangsung hampir satu jam, Trump menyampaikan sejumlah klaim menyesatkan dan pernyataan yang berulang kali ia lontarkan sebelumnya.

Pidato ini disampaikan di tengah perhelatan Climate Week NYC dan menjelang pertemuan iklim di Brasil pada November mendatang.


Trump menuding berbagai negara gagal dalam upaya mengurangi emisi dan mengkritik kebijakan imigrasi mereka, yang ia sebut sebagai “monster berekor ganda.” Ia kembali menyebut perubahan iklim sebagai “tipuan” dan “penipuan terbesar yang pernah dilakukan terhadap dunia.” Padahal, penelitian puluhan tahun telah menunjukkan bahwa pemanasan global disebabkan oleh pembakaran bahan bakar fosil oleh manusia.

Trump juga menyerang energi terbarukan dengan menyebutnya sebagai “lelucon” dan menyindir turbin angin sebagai “sangat menyedihkan.” Ia mengklaim China memiliki “sangat sedikit ladang angin,” serta mengecam Inggris karena fokus pada energi angin alih-alih mengeksplorasi minyak di Laut Utara. Trump menegaskan, “ladang angin dan surya seluas tujuh mil kali tujuh mil tidak akan dibiarkan ada di Amerika.”