Logo Bloomberg Technoz

Stok Belum Banyak, OLX Sebut Harga EV Bekas Turun 30%

Recha Tiara Dermawan
23 September 2025 20:10

Calon pembeli melihat mobil bekas disalah satu dealer di Sawangan, Jawa Barat, Selasa (7/12/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Calon pembeli melihat mobil bekas disalah satu dealer di Sawangan, Jawa Barat, Selasa (7/12/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pasar mobil listrik bekas (battery electric vehicle/BEV) di Indonesia masih sangat terbatas. Data OLX menunjukkan, saat ini iklan mobil listrik bekas yang masuk ke platform hanya sekitar 1% dari total listing, dengan dominasi model Hyundai Ioniq 5 dan Wuling Air EV.

Chief Commercial Officer OLX, Arief Iskandar, menjelaskan mobil listrik bekas umumnya baru banyak ditemui di kota-kota besar, sementara di tier dua dan tier tiga nyaris belum ada.

“Di Jakarta saja iklannya baru sekitar 1,5%. Begitu masuk ke Bandung atau Surabaya, angkanya bahkan tidak sampai 1%,” ungkap Arief saat ditemui di Menara Astra, Selasa (23/9/2025).


Ia menilai kondisi ini wajar mengingat mobil listrik baru mulai populer dalam dua hingga tiga tahun terakhir. Mayoritas pemilik masih berada di fase awal kepemilikan dan belum berencana menjual. Namun, kedepan jumlah iklan mobil listrik bekas diperkirakan akan bertambah seiring bertambahnya usia pakai kendaraan.

Meski begitu, tantangan utama pasar BEV bekas adalah harga jual kembali yang cenderung lebih cepat turun dibanding mobil konvensional. Arief menyebut depresiasi harga bisa mencapai 30% dalam tiga tahun.