Logo Bloomberg Technoz

Nilai Impor RI Melonjak 10,8% Desember 2024, Tak Sesuai Perkiraan

Sultan Ibnu Affan
02 February 2026 12:52

Ilustrasi Perdagangan Ekspor Impor di Pelabuhan. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi Perdagangan Ekspor Impor di Pelabuhan. (Dok: Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kinerja nilai impor Indonesia pada Desember 2025 tercatat sebesar US$23,83 miliar, atau melonjak 10,81% dibanding Desember pada 2024. Angka ini jauh berbeda dari konsensus ekonom yang memperkirakan nilai impor Indonesia justru terkontraksi 2,7%.

Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Ateng Hartono menyebutkan nilai impor migas pada Desember 2025 tercatat US$3,35 miliar atau naik 1,71%. Sementara itu, nilai impor nonmigas naik 12,46% dengan nilai US$20,48 miliar.

"Peningkatan impor nonmigas memberi andil 10,55% terhadap peningkatan impor," ujar Ateng dalam konferensi pers, Senin (2/2/2026).


Dia menjelaskan rinci, menurut penggunaannya, terjadi peningkatan nilai impor pada seluruh golongan penggunaan secara tahunan. Nilai impor barang konsumsi tercatat naik 4,56%, impor bahan baku penolong naik 5,58%, dan impor barang modal --sebagai pendorong utama kinerja impor-- melonjak 34,66%.

Sebelumnya, konsensus Bloomberg yang melibatkan 19 analis/ekonom memperkirakan median proyeksi pertumbuhan ekspor pada Desember masih lesu yaitu hanya 0,34%. Sementara ekspor tumbuh lambat, impor justru diprediksi terkontraksi 2,7%.