BUMN Operator Jalan Tol Jasa Marga Rugi Terus Setiap Ada Tol Baru
Artha Adventy
12 September 2025 20:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Emiten pengelola jalan tol pelat merah PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mengaku bahwa kinerja keuangan perseroan terbebani, berupa arus kas negatif, dalam waktu tertentu setiap kali mengoperasikan jalan tol baru.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantoro menjelaskan, bisnis tol memiliki siklus panjang. Pada tahap konstruksi yang berlangsung dua hingga tiga tahun, biaya pembangunan bisa mencapai Rp200–Rp400 miliar per kilometer.
Setelah fase tersebut, Rivan melanjutkan, jalan tol masuk fase operasional awal. Namun pada periode ini arus kas masih negatif karena pendapatan lalu lintas belum optimal sementara kewajiban bunga dan pokok pinjaman sudah berjalan.
“Pada periode awal operasi tol, arus kas memang negatif. Fase ini bisa berlangsung lima hingga 10 tahun, tergantung lokasi dan karakteristik jalan tol,” ujar Rivan dalam Public Expose Live, Jumat (12/9/2025).
Setelah fase tersebut jalan tol masuk ke periode pengembalian modal selama 15–25 tahun sebelum akhirnya mencapai tahap matang, yaitu ketika pendapatan stabil dan menguntungkan seiring lunasnya kewajiban pinjaman.




























