Logo Bloomberg Technoz

Harga rata-rata beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) atau beras Bulog naik tipis sebesar 1,96% dari HET nasional Rp12.500/kg menjadi Rp12.745/kg di tingkat konsumen. 

Harga rata-rata beras SPHP di semua wilayah kompak di bawah HET. Secara terperinci, beras SPHP di zona 1 adalah Rp12.160/kg, zona 2 senilai Rp12.824/kg, dan zona 3 senilai Rp13.500/kg. 

Harga beras yang masih berada di atas HET ini masih terjadi di tengah upaya Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan juga Bulog untuk melakukan penyaluran beras secara masif demi menurunkan harga beras secara nasional.

Beberapa upaya yang sudah dilakukan oleh Bulog diantaranya adalah dengan memasifkan penyaluran beras SPHP melalui pasar tradisional dan juga ritel-ritel modern.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa bilang stok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk ritel modern juga terus diperkuat, terutama bagi titik-titik strategis pada 214 kabupaten/kota. 

"Penting bagi pemerintah mengupayakan distribusi beras SPHP ke ritel modern juga. Selama ini ritel modern itu sebagai penyeimbang harga. Price maker. Artinya di ritel modern harganya sesuai dengan HET, itu pasti," kata Ketut dalam siaran pers, awal pekan ini.

“Maka di pasar rakyat harganya tidak akan terlalu jauh berbeda dengan ritel modern. Kalau ritel modern sudah terpenuhi dengan baik, maka dengan sendirinya harga beras di pasar rakyat minimal flat," jelasnya.

Harga Bahan Pangan Lain Bervariasi

Kemudian, untuk cabai rawit merah secara nasional berada di level Rp46.857 per kg. Angka ini turun 17,79% dibandingkan HAP nasional yang ditetapkan pada kisaran Rp40.000 hingga Rp57.000 per kg.

Cabai merah keriting mencatatkan harga rata-rata nasional sebesar Rp48.333 per kg, lebih rendah 12,12% dari HAP nasional sebesar Rp37.000 hingga Rp55.000 per kg.

Harga bawang merah secara nasional turun tipis sebesar Rp41.143 per kg, atau 0,86% dibandingkan HAP nasional di kisaran Rp36.500 hingga Rp41.500 per kg.

Harga rata-rata nasional bawang putih bonggol tercatat sebesar Rp35.811 per kg, atau turun 10,47% lebih rendah dari HAP nasional senilai Rp38.000 hingga Rp40.000 per kg.

Daging ayam ras secara nasional dibanderol Rp37.804 per kg, atau lebih rendah 5,49% dibandingkan HAP nasional sebesar Rp40.000 per kg.

Telur ayam ras dijual dengan harga rata-rata nasional sebesar Rp29.625 per kg, 1,25% di bawah HAP nasional sebesar Rp30.000 per kg.

Daging sapi murni tercatat seharga Rp130.246 per kg secara nasional, lebih rendah 6,97% dari HAP nasional sebesar Rp140.000 per kg.

Gula konsumsi dijual dengan harga rata-rata nasional sebesar Rp17.767 per kg, lebih tinggi 1,53% dibandingkan HAP nasional senilai Rp17.500 per kg.

Tak hanya itu, minyak goreng curah masih belum menunjukkan penurunan harga. Secara nasional, harga rata-rata berada pada angka Rp17.433 per liter, atau lebih tinggi 11,04% dibandingkan HET Minyakita yang ditetapkan sebesar Rp15.700 per liter.

(ain)

No more pages