Logo Bloomberg Technoz

Di sisi lain, Laode menegaskan, tidak terdapat kelangkaan BBM yang terjadi. Hanya saja, terdapat migrasi konsumsi dari Pertalite (RON 90) atau BBM bersubsidi ke BBM nonsubsidi dengan nilai RON yang lebih tinggi.

Truk tangki Pertamina mengisi bahan bakar minyak di SPBU./Bloomberg-Dimas ArdianDimas Ardian

Dia menerangkan berubahnya pola konsumsi masyarakat tersebut terjadi sejak lima bulan terakhir. Dengan demikian, dia mengatakan, kementeriannya tengah menyiapkan langkah mitigasi lanjutan untuk menghindari persoalan serupa tahun depan.

“Jangan sampai kita ketergantungan sama produk luar impor, sementara neraca di dalam negeri tidak kita hitung dengan baik,” kata dia.

Sementara itu, dia memastikan, harga BBM nonsubsidi tidak akan mengalami lonjakan secara tiba-tiba akibat ketatnya pasokan di SPBU swasta.

Menurut dia, permasalahan stok BBM tersebut terjadi akibat masyarakat beralih untuk menggunakan BBM nonsubsidi.

“Stabil, jangan sampai terjadi,” klaim Laode.

Kendati demikian, dia menilai positif, migrasi konsumsi BBM yang terjadi belakangan ke produk nonsubsidi. Menurut dia, migrasi konsumsi itu bisa mengurangi beban subsidi energi ke depan.

Diusut KPPU

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) turut mendalami permasalahan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi yang telah terjadi sejak akhir Agustus 2025.

Ketua KPPU M Fanshurullah Asa mengatakan lembaganya tengah mengkaji dinamika pasar BBM itu sejak awal tahun dan mempertebal intensitas pengawasan pada bulan ini.

Fanshurullah mengatakan lembaganya mulai mengundang sejumlah pihak terkait seperti Kementerian ESDM, Pertamina, Shell Indonesia dan BP-AKR untuk menyelidiki persoalan kelangkaan bensin tersebut.

“Kami mengajak Kementerian ESDM, Pertamina, dan operator swasta untuk proaktif memenuhi undangan KPPU dan membuka data-data yang dibutuhkan,” kata Fanshurullah lewat siaran pers, Senin (8/9/2025).

Warga berjalan dengan latar papan SPBU Shell di Jln. DR. Satrio, Jakarta, Rabu (27/8/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Nantinya, Fanshurullah mengatakan, kajian KPPU bakal berfokus pada ketersediaan, mekanisme penetapan harga, struktur pasar, serta perilaku pelaku usaha untuk memastikan persaingan yang sehat dan pasokan yang andal bagi masyarakat.

Sekadar catatan, dua perusahaan ritel BBM swasta—yakni Shell Indonesia dan BP-APKR — melaporkan kehabisan pasokan sejak akhir bulan lalu.

Presiden Direktur BP-AKR Vanda Laura menjelaskan ketersediaan stok dua jenis BBM tersebut hingga hari ini, Senin  (8/9/2025), masih belum kembali normal alias masih mengalami gangguan pasokan.

Sementara itu, Shell Indonesia melaporkan kehabisan pasokan pada lini produk Shell Super, Shell V-Power dan Shell V-Power Nitro+. Akan tetapi, Shell terpantau kembali menjual BBM jenis Shell Super (RON 92) di berbagai stasiun pengisian bahan bakar minyak (SPBU) wilayah Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

Dikutip dari laman resmi Shell Indonesia, berdasarkan data terakhir per Minggu (7/9/2025), produk Shell V-Power (RON 95) hanya dapat ditemukan di 12 SPBU Shell di wilayah Jawa Timur a.l. Surabaya, Malang, Blitar, Jombang, Kediri, Mojokerto, Pasuruan, Tuban, dan Lamongan.

Sedangkan, Shell V-Power Nitro+ (RON 98) masih mengalami kelangkaan di seluruh SPBU Shell Indonesia. Tak ada satupun SPBU milik Shell yang tercatat menjual BBM jenis V-Power Nitro+.

(azr/naw)

No more pages