Alasan Paling Fundamental IHSG Berkali-kali Cetak Rekor Tertinggi
Recha Tiara Dermawan
29 August 2025 08:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menunjukkan tren penguatan sepanjang 2025. Secara year-to-date (ytd), IHSG sudah naik 12,32% setelah beberapa kali cetak rekor tertinggi.
Head of Research Mandiri Sekuritas, Adrian Joezer, menilai penguatan pasar saham domestik tak lepas dari optimisme investor terhadap arah kebijakan pemerintah dan otoritas moneter pada semester II-2025.
“Faktor pertama adalah pandangan positif terhadap kebijakan moneter dan fiskal. Sejak awal tahun, suku bunga sudah dipangkas sekitar 100 basis poin, sementara imbal hasil SRBI juga turun lebih dari 200 basis poin,” kata Adrian dalam Media Gathering di Jakarta, Kamis (28/8).
Menurutnya, pelonggaran kebijakan tersebut menciptakan ruang bagi investor untuk kembali masuk ke pasar saham. Apalagi valuasi saham Indonesia dinilai masih atraktif dibanding kawasan lain.
Selain faktor domestik, pasar juga terdorong oleh sentimen eksternal, khususnya dari rebalancing indeks global MSCI pada Agustus 2025. Sejumlah emiten asal Indonesia tercatat masuk sebagai konstituen baru maupun mengalami peningkatan bobot.
“Ekspektasi penambahan nama baru di indeks MSCI dan adanya up weight memicu potensi arus dana masuk. Dan memang sudah terlihat pada minggu lalu ketika rebalancing berjalan, pasar langsung merespons positif,” ujar Adrian.




























