Aksi yang digelar hari ini diikuti sekitar 4.000-5.000 buruh dari Jabodetabek dan Karawang. Serempak, aksi serupa berlangsung di berbagai kota lain seperti Bandung, Surabaya, Semarang, Batam, Medan, hingga Makassar. Total ada 74 elemen gerakan buruh, mahasiswa, hingga petani yang turun ke jalan.
Partai Buruh membawa enam tuntutan utama, mulai dari penghapusan outsourcing, kenaikan upah minimum 2026 sebesar 8,5-10,5%, penghentian pemutusan hubungan kerja, reformasi pajak, hingga desakan agar DPR segera mengesahkan RUU Ketenagakerjaan yang baru. Mereka juga menuntut pembahasan RUU Perampasan Aset untuk menekan korupsi.
Said menegaskan aksi kali ini masih awal. “Kalau DPR dan pemerintah tetap abai, kita bisa gelar mogok nasional. Jutaan buruh akan berhenti produksi,” katanya.
(ain)































