Logo Bloomberg Technoz

IHSG Ditutup Turun Hampir 5%, Ini Biang Keladinya

Hidayat Setiaji
02 February 2026 16:11

Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali finis di zona merah. Koreksi hari ini cukup dalam, nyaris 5%.

Pada Senin (2/2/2026)l, IHSG ditutup di posisi 7.922,73. Terpangkas 4,88% dibandingkan posisi penutupan perdagangan akhir pekan lalu dan menjadi yang terlemah sejak 15 September tahun lalu atau sekira 4,.5 bulan terakhir.

IHSG sempat menguat pada perdagangan Jumat (30/1/2026), setelah turun tajam dalam dua hari perdagangan sebelumnya. Namun hari ini, Indeks kembali masuk jalur merah.


Berikut saham-saham yang menjadi pemberat langkah IHSG hari ini:

  • PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), mengurangi 56,65 poin.
  • PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), mengurangi 34,25 poin.
  • PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), mengurangi 23,98 poin.
  • PT MD Entertainment Tbk (FILM), mengurangi 17,39 poin.
  • PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA), mengurangi 14,49 poin.

Tidak hanya IHSG, indeks saham utama Asia lainnya juga terkapar di zona merah. Nikkei 225 (Jepang) jatuh 1,25%, Shanghai Composite (China) minus 2,48%, Nifty 50 (India) terkoreksi 1,02%, Taiwan Stock Index terpangkas 1,37%, SETI (Thailand) terjungkal 0,7%, Hang Seng (Hong Kong) melemah 2,23%, Straits Times (Singapura) turun 0,25%, dan PSEI (Filipina) melorot 0,5%.