Logo Bloomberg Technoz

Kekurangan Timah, Studi Kelayakan Smelter Ausmelt TINS Diragukan

Mis Fransiska Dewi
28 August 2025 09:40

Smelter Top Submerge Lance (TSL) Ausmelt Furnace PT Timah Tbk. di Bangka Barat. (Bloomberg Technoz/Mis Fransiska Dewi)
Smelter Top Submerge Lance (TSL) Ausmelt Furnace PT Timah Tbk. di Bangka Barat. (Bloomberg Technoz/Mis Fransiska Dewi)

Bloomberg Technoz, Jakarta Pakar pertambangan mempertanyakan studi kelayakan atau feasibility study (FS) dalam pembangunan smelter berteknologi Top Submerge Lance (TSL) Ausmelt Furnace milik PT Timah (Persero) Tbk. (TINS) di Muntok, Kabupaten Bangka Barat, yang diduga kurang tepat sehingga terkendala pasokan bijih.

“Sayang sekali, FS-nya enggak bener ya berarti,” kata Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi Pertambangan (Pushep) Bisman Bakhtiar saat ditemui di Jakarta, dikutip Kamis (28/8/2025).

Bisman menyayangkan smelter dengan nilai investasi senilai Rp1,2 triliun tersebut menjadi tidak efisien lantaran hanya bisa beroperasi setengah dari kapasitas terpasangnya akibat permasalahan gangguan pasok bijih timah untuk diolah.


“Secara keekonomian akan ada cost yang terbuang, sangat disayangkan,” ujarnya. 

Smelter Top Submerge Lance (TSL) Ausmelt Furnace PT Timah Tbk. di Bangka Barat. (Bloomberg Technoz/Mis Fransiska Dewi)

Efek Tambang Ilegal