Harga Aluminium Naik Usai Produksi Smelter Bahrain BSC Dipangkas
News
16 March 2026 11:00

Bloomberg News
Bloomberg, Harga aluminium naik setelah salah satu fasilitas peleburan (smelter) terbesar di dunia di Bahrain menutup hampir seperlima kapasitas produksinya, sehingga memperdalam risiko kekurangan pasokan karena perang di Timur Tengah mencekik pasokan dari kawasan tersebut.
Aluminium Bahrain BSC telah memulai penutupan bertahap tiga jalur produksi, yang secara keseluruhan menyumbang 19% dari total kapasitas produksinya sebesar 1,6 juta ton, kata perusahaan milik negara itu pada Minggu (15/3/2026).
Alba, nama perusahaan tersebut, berencana untuk menghemat bahan baku sementara pengiriman melalui Selat Hormuz menghadapi gangguan.
Harga logam tersebut naik hingga 1,6% mencapai US$3.494,50/ton di London Metal Exchange (LME), sebelum kemudian turun menjadi US$3.474,50/ton pada pukul 10:35 pagi waktu Shanghai.




























