Logo Bloomberg Technoz

Sejalan dengan kenaikan laba, TAPG juga membukukan kenaikan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar 8,07% menjadi Rp4,07 triliun dibandingkan periode semester I-2023 yang sebesar Rp3,77 triliun.

Secara terperinci, kenaikan pendapatan tersebut dikontribusikan oleh produk kelapa sawit dan turunannya yang tercatat sebesar Rp4,06 triliun, sebagai produk andalan utama perseroan. Kemudian, sisanya berasal dari produk karet dan turunnya sebesar Rp15,56 miliar.

Meski pendapatan naik, TAPG juga mampu menekan beban pokok penjualan yang turun 5,47% menjadi Rp2,82 triliun dari sebelumnya di Rp2,98 triliun. Alhasil, laba bruto tercatat menjadi sebesar Rp1,25 triliun, yang juga masih lebih tinggi dari posisi sebelumnya yang sebesar Rp787,1 miliar.

(wep)

No more pages
← Prev article

Artikel Terkait

Baca Juga

Lainnya

Bloomberg Businessweek Indonesia

Z-Zone